Saturday, September 5, 2015

KOTAMAS DIY

Kotamas Diy Gerakan ekonomi berjamaah 7 Maret 2015 Kotamas didirikan oleh 45 orang April 2015 kordinasi persiapan kegiatan kotamas Mei 2015 Bersama marketing Mas Tegar memulai usaha riil Kotamas antar surat ke pendiri layanan pesan antar kebutuhan jamaah Juni 2015 bersama marketing katon antar surat ke pendiri layanan pesan antar barang Juli 2015 puasa ramadhan layanan pesan antar produk ramadhan Agustus 2015 lebaran libur kegiatan Kotamas September 2015 layanan pesan antar kebutuhan Oktober 2015 Jual 30 meja ngaji dari jamaah (Rosyid) Rapat dengan MBK (silaturahim mitr bisnis kotamas) ke 2 Rakor dengan tim kotamas cling

Wednesday, January 21, 2015

Zakat Infaq Sedekah 2015

ZAKAT INFAQ SEDEKAH 2015 1-Wajibkah Infaq & Sadaqah itu? QS Al Baqarah: 110 QS Al Baqarah: 267 QS At Taubah: 103 Wajibkah infaq dan sadaqah itu sebagaimana zakat? Dalam buku tafsir Al Qur’an yang diterbitkan oleh Badan Wakaf UII dikatakan bahwa sadaqah wajib disebut zakat dan sadaqah sunnah diebut infaq. Menurut DR. H. Sumedi, M.Ag pengelolaan ZIS hingga kini belum maksimal dan belum tepat sasaran karena masih ada orang miskin dan kurang trampil Perintah ZIS di dalam Al Qur'an bagi orang yang beriman jelas, antara lain perintah zakat (QS Al Baqarah: 110), perintah infaq (QS Al Baqarah: 267), dan perintah sadaqah (QS At Taubah: 103). Pertama: Perintah zakat dalam QS 2: 110 dan QS 41: 6-7 menyatakan jelas yaitu bayarlah zakat. Artinya siapa saja yang membayar, berpahalalah dan siapa yang mengingkari (tidak berzakat), diancam siksa seperti siksaan pada kaum musyrikin. Bahkan dalam kitab fikih dikatakan bahwa harta seperti emas yang telah mencapai satu nishab harus dizakati jika telah mencapai satu haul (setahun). Zakat diberikan kepada siapa tidak jelas dalam Al Qur'an. Berbeda dengan infaq dan sadaqah. Dengan zakat, harta yang dizakati menjadi bersih dan bertambah. Dengan zakat, masih ada kemungkinan peredaran harta tidak merata. Karena itu, masih diperlukan media lain untuk pemerataan harta tanpa harus merugikan orang kaya, yaitu dengan infaq dan sadaqah Jika kaidah asal mula pada perintah Allah swt menunjukkan wajib dipakai pada ayat zakat (Al Baqarah: 110), ayat infaq (Al Baqarah: 267), dan ayat sadaqah (At Taubah: 103), maka bayar zakat, infaq dan sadaqah : wajib karena ketiganya perintah-Nya Kedua: Perintah infaq dalam Al Qur'an juga sama tegasnya dengan perintah zakat karena ada pahala bagi yang melakukan dan ada ancaman bagi orang yang tidak berinfaq. Hal ini ada di dalam QS al Baqarah: 267: Hai orang-orang yang beriman, infaqkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu infaqkan dari padanya… Sebagian rizki itu diperintahkan Allah untuk diinfaqkan. Kalau infaq bukan suatu keharusan, maka Allah tidak menegur orang yang tidak mau berinfaq (Lihat QS. Al Hadid: 10) Infaq dapat dijadikan sarana sebagai alat untuk mengundang datangnya rizki yang lebih banyak lagi (Lihat QS Al Baqarah: 261). Makna menginfaqkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, dakwah ekonomi & kesehatan; pembangunan sekolah, rumah sakit, usaha, dll. Infaq itu besar pahalanya (Lihat QS Al hadid: 7). Yang dimaksud dengan menguasai dalam ayat ini ialah penguasaan yang bukan secara mutlak. Karena hak milik harta pada hakikatnya adalah pada Allah swt. Manusia menafkahkan hartanya itu haruslah menurut hukum-hukum yang telah disyariatkan Allah. Karena itu manusia tidak boleh kikir dan boros Sedangkan ancaman terhadap orang yang tidak mau infaq disebutkan juga oleh Allah dalam QS At Taubah: 34: dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menginfaqkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa Perintah infaq jika kita cermati sebenarnya lebih berat daripada zakat karena infaq diperintahkan kepada orang beriman saat mereka dalam keadaan lapang atau sempit (lht Ali Imran: 133 - 134) Adapun kepada siapa infaq diberikan, Allah menjelaskan kepada: (1)Bpk Ibu; (2)kerabat; (3)anak yatim; (4)orang miskin; (5)ibnu sabil (QS 2:215) dan (6)di jalan Allah (al Hadid: 10) Ketiga: Perintah sadaqah dalam Al Qur'an dan al Hadis dapat dilihat dalam QS At Taubah: 103: Ambillah sadaqah dari sebagian harta mereka, dengan sadaqah itu kamu membersihkan dan menyuburkan. Sadaqah itu membersihkan mereka dari kekikiran dan cinta yang berlebih-lebihan kepada harta benda. Sadaqah itu menyuburkan sifat-sifat kebaikan dalam hati mereka dan mengembangkan harta bendanya. Ungkapan ambilah sadaqah dari harta mereka adalah perintah Allah secara jelas. Artinya sadaqah itu perintah-Nya bagi yang mampu atau punya kelebihan. Sedangkan sadaqah dalam QS At Taubah: 60: untuk (1)fakir (2=271); (2)miskin; (3)pengurus sadaqah; (4)muallaf; (budak; (6) orang berhutang; (7) jalan Allah; & (8)ibnu sabil. Sedangkan menurut hadis, sadaqah diberikan kepada (1)dirinya sendiri jika fakir; (2)keluarganya sendiri; (3)kerabatnya; (4)kepada siapa saja yang dikehendaki (yang lebih dekat) (HR ahmad dan muslim); (5)istrinya/ suaminya; (6)anakmu; (7)pembantunya; (8)orang yang menjadi tanggungannya; (HR abu dawud); (9)keluarga yang menyembunyikan permusuhan kepada kita (HR Tabrani dan Hakim); (10)pencuri; (11)wanita pezina; (12)orang kaya; (HR ahmad; bukhori; muslim); (13)anaknya sendiri (HR Bukhori dan ahmad). Dari penjelasan di atas, perintah infaq dan sadaqah itu sama sumbernya sebagaimana perintah zakat yaitu Al Qur'an alias perintah-Nya. Orang beriman tentu akan mendengar dan taat ketika diperintah oleh-Nya. Sekarang bagaimana dengan kita apakah kita sudah berinfaq, sadaqah dan zakat? Apakah kita sudah selalu jalankan tiap perintah-Nya sebagai wujud ketaatan kita hanya kepada Allah swt? Bersama PERWIRA JOGJA (pesantren wirausaha ALMAUN jogja), mari kita berdayakan sesama berbasis zakat infaq dan sadaqah dengan modal kejujuran (dapat dipercaya) dan modal otak dan otot (dapat bekerja). Semoga. amin. Editor: Drs. H. Jumarodin. CP telpon/ sms/ wa ke: 085743141067

MAMKMURKAN MASJID 2015

MAKMURKAN MASJID 2015 Panduan Memakmurkan Masjid Penyusun: Drs. Jumarodin 085-743-141-067 saya sejak kecil senang memakmurkan masjid di kampung sekarang saya senang melihat masjid yang makmur baik kegiatannya, administrasinya dan sarana prasarannya secara seimbang buku ini saya tulis semoga dapat menjadi panduan dalam mekamurkan masjid bagi setiap jamaah masjid QS At Taubah: 17-18: Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka. 18. Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. Dan Sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah (QS Al Jin: 18) QS Al Baqarah: 124. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji[87] Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia". Ibrahim berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku"[88]. Allah berfirman: "Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim". QS Al Baqarah: 125. Dan (ingatlah), ketika kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim[89] tempat shalat. dan Telah kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud". [87] ujian terhadap nabi Ibrahim a.s. diantaranya: membangun Ka'bah, membersihkan ka'bah dari kemusyrikan, mengorbankan anaknya Ismail, menghadapi raja Namrudz dan lain-lain. [88] Allah Telah mengabulkan doa nabi Ibrahim a.s., Karena banyak di antara rasul-rasul itu adalah keturunan nabi Ibrahim a.s. [89] ialah tempat berdiri nabi Ibrahim a.s. diwaktu membuat Ka'bah. QS Al A’rof: 31. Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid[534], makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan[535]. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. [534] Maksudnya: tiap-tiap akan mengerjakan sembahyang atau thawaf keliling ka'bah atau ibadat-ibadat yang lain. [535] Maksudnya: janganlah melampaui batas yang dibutuhkan oleh tubuh dan jangan pula melampaui batas-batas makanan yang dihalalkan. QS Al Hajj: 25. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah dan Masjidilharam yang Telah kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermukim di situ maupun di padang pasir dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan kami rasakan kepadanya sebahagian siksa yang pedih. Barangsiapa membangun masjid karena Allah swt (dalam mencari ridha Nya), niscaya kelak di surga Allah akan membangunkan bangunan yang serupa untuknya (HR Bukhori Muslim) Termasuk tanda tanda datangnya hari kiamat adalah manusia bermegah megahan dalam membangun masjid (HR Abu Dawud) A. Prinsip makmurkan masjid 1. Kalau kita ingin memakmurkan masjid, ikutilah prinsipnya seperti apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw, antara lain: kita harus beriman kepada Allah swt dan hari akhir; mendirikan shalat; menuai kan zakat; dan tidak takut kecuali hanya kepada Allah swt. 2. Rasulullah mendirikan masjid karena Allah swt, niatnya. Hal ini dilakukan agar jelas dalam memakmurkannya, yaitu hanya untuk mengesakan-Nya dengan berbagai macam kegiatan yang dilakukan di dalamnya 3. Prinsip kegiatannya adalah ikuti ajaran Allah swt dan Rasulullah. Artinya kita boleh kreatif dan adopsi budaya lokal selagi masih sesuai dengan ajaran syariat islam (Al Qur’an dan Al Hadis) 4. Dalam sejarah islam, masjid di Quba yang dibangun pertama kali oleh Rasulullah saw, didirikan secara berjama’ah dan dimakmurkan juga secara berjama’ah, tidak sendirian. 5. Rasul memakmurkan masjid tidak sendirian. Bagaimana mungkin bisa mempersaudarakan kaum muhajirin dan anshor kalau hanya sendirian. Kita umat Rasul memakmurkan masjid juga harus bersama; untuk kepentingan bersama seluruh umat islam, apapun faham fiqihnya. Karena sesama umat islam itu saling bersaudara walau beda fahamnya 6. Rasul memakmurkan masjid juga membawa misi untuk membuat perdamaian dengan masyarakat sekitar termasuk kaum Yahudi (non muslim). 7. Dengan kaum Yahudi, Rasul pernah membuat perjanjian, antara lain: (1)orang-orang Yahudi bisa hidup berdampingan dan hidup damai dengan orang-orang Islam. Keduanya bebas dalam memeluk dan menjalankan ajaran agamanya masing-masing; (2)Kaum muslimin dan Yahudi wajib tolong menolong untuk melawan siapa saja yang memerangi mereka. Rasulullah telah memberi contoh untuk hidup rukun damai dengan sesama walau kadang beda fahamnya 8. Rasul memakmurkan masjid dengan meletakkan dasar-dasar sistem budaya atau kebiasaan yang sesuai dengan prinsip islam. 9. Budaya adalah kebiasaan yang dianggap wajar. Tentu kebiasaan yang diajarkan Rasul adalah yang mencerminkan ajaran islam yang universal/ kaffah di berbagai bidang kehidupan baik di bidang politik, ekonomi, kesehatan maupun sosial. Budaya islam seharusnya lebih baik daripada budaya yang ada 10. Sistem budaya yang dibangun Nabi saat itu terus memancar dari pusat kegiatan masjid, sehingga semakin mengokohkan bentuk masyarakat Islam dari masa ke masa. 11. Jika fondasi dasar dalam memakmurkan masjid sudah ada dan jelas, langkah berikutnya adalah bagaimana mengoptimalkan fungsi bangunan masjid itu. 12. Jika kita perhatikan usaha Rasulullah dalam membina umatnya, maka masjid paling tidak prinsipnya berfungsi: (1) sebagai pusat ibadah; (2) sebagai pusat pembinaan umat dan pemersatu umat; dan (3) sebagai pusat pengembangan potensi umat dan melestarikan kebiasaan umat islam yang mengacu pada ajaran islam agar menjadi kebudayaan Islam 13. Akhirnya, mari bersama kita memakmurkan masjid dimana saja kita tinggal. Prinsipnya Rasulullah telah memberi contoh. Semoga tulisan ringkas berikut ini dapat memberi inspirasi/ semangat kita dalam memakmurkan masjid (dari sisi idarah; imarah; dan ri’ayah) lebih baik di waktu mendatang. Semoga kita makin paham bahwa memakmurkan masjid seperti juga dengan ibadah lainnya, yaitu hanya untuk mengesakan Allah swt dengan berbagai kegiatan yang ada, karenanya kita perlu sabar dan sungguh-sungguh menjalaninya B. Memakmurkan masjid di bidang Idarah (administrasi) 1. Mengadakan musyawarah jama’ah untuk memilih ketua ta’mir masjid periode tertentu 2. Merencanakan program kerja ta’mir dan dilaksanakan 3. Melengkapi pengurus ta’mir masjid dan difungsikan sesuai programnya 4. Mengelola administrasi keuangan masjid dan terpajang 5. Membuat daftar inventaris sarana masjid dan terpajang 6. Mengadakan jadwal waktu sholat dan terpajang 7. Membuat jadwal khotib, imam rowatib dan muazin yang tersusun baik dan terpajang. 8. Mengadakan alat transportasi dan komunikasi masjid (kalau belum, minimal dianggarkan dananya untuk kegiatan itu) 9. Mengadakan kantor ta’mir permanen dan difungsikan sebagai sekretariat 10. Mengadakan sarana administrasi sesuai dengan kebutuhan 11. Mengelola layanan data pengurus ta’mir masjid; da’i masjid; jamaah masjid (bapak bapak; ibu ibu; remaja; anak-anak) terkait data pribadinya; pekerjaannya; golongan darah nya; dan data lainnya 12. Mengelola layanan informasi masjid, seperti: pusat informasi jamaah, baik berupa papan informasi ta’mir maupun informasi lainnya yang sangat dibutuhkan jamaah, misalnya lowongan kerja, buletin jamaah, berita lelayu, kerja bakti, berita rapat, dan agenda kegiatan lainnya 13. Menetapkan tujuan (visi) didirikan masjid; target (misi) yang akan dicapai dengan kegiatan jamaah yang dikelola bersama di masjid C. Memakmurkan masjid di bidang imarah (kegiatan) 1. Mendirikan jama’ah shalat 5 waktu dan shalat jum’ah. 2. Mengelola Pendidikan Al-Qur’an untuk semua usia dan berjalan baik 3. Mengelola majlis ta’lim segala usia yang terorganisir dengan baik 4. Mengelola remaja masjid dengan kegiatan yang sesuai 5. Mengelola perpustakaan yang permanen. Ada bukunya memadai, pengurusnya; administrasinya; dan kegiatannya 6. Mengelola zakat yang terorganisir dengan data yang tertib. 7. Mengelola kegiatan sosial, seperti khitanan massal, praktek merawat jenazah, tempat aqad nikah, pembinaan keluarga sakinah, tempat acara warga jamaah sekitar, dll. 8. Mengelola UKM (Usaha Kesehatan Masjid) yang terorganisir dengan baik. 9. Mengelola kegiatan bimbingan umroh dan haji; PHBI; (Isro’ Mi’roj, Maulid, Ramadhan, Nuzul Qul’an, dan Idul Adha; Muharram); bazar; diklat imam khotib; pengajian kesehatan; dll 10. Mengelola koperasi yang terorganisir dengan baik dan memikirkan kebutuhan jamaah masjid, seperti sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan, ketrampilan, lapangan kerja; bimbingan belajar; kegiatan masyarakat, seni budaya; keamanan; dakwah ekonomi dan kesehatan jama’ah dengan memberi pinjaman modal usaha bergilir dan pembinaannya, jaringan bisnis jamaah antar masjid yang jujur, pusat informasi harga kebutuhan harian jamaah, BMT, pertokoan masjid, dll, sesuai keadaan masjidnya D. Memakmurkan masjid di bidang ri’ayah (san-pras) 1. Memastikan tanah yang digunakan untuk bangunan masjid sudah bersertifikat. 2. Mengusahakan bangunan masjid sudah memiliki IMB. 3. Mengusahakan masjid punya gambar arsitektur masjid yang telah disahkan oleh PU agar pembangunannya berkesinambungan dari waktu ke waktu 4. Memiliki taman masjid yang ASRI dan terpelihara 5. Menyediakan air bersih dan sanitasi yang memadai. 6. Mengelola kebersihan dan keindahan masjid dan berjalan 7. Mengusahakan ada petugas kebersihan dan keamanan masjid 8. Menyediakan tempat penitipan sepatu dan ada petugasnya. 9. Memiliki sound sistem yang baik dan terpelihara agar enak didengar saat digunakan 10. Mengelola ruangan masjid yang makin ramah, seperti: ada mihrob masjid dan kanan kirinya ada pintu keluar bagi imam yang batal; ruangan kegiatan yang diperlukan untuk kegiatan jamaah; kamar wudhu/ wc yang memadai; kantor sekretariat dan administrasi, ruangan untuk simpan proposal kegiatan, laporan kegiatan, dokumentasi kegiatan; dll 11. Meluruskan shof ke arah kliblat E. Bagaimana menjadi imam Masjid yang makmur memiliki syarat menjadi imam masjid yang jelas sehingga semua jama’ah bisa memahami 1. Sanggup menunaikan shalat 2. Mengetahui hukum shalat 3. Mempunyai ilmu yang luas 4. Tartil (fasih dan benar) 5. Adail; tidak fasiq; tidak maksiat 6. Lelaki; dan faham ilmu agama 7. Meringankan shalat (terutama ketika ada jamaah anak2 atau orang tua) 8. Meluruskan shaf dan rapatkan barisn 9. Menempatkan orang baligh dan berilmu dibelakangnya 10. Buat batas di depan imam/ sutrah jika tempat terbuka/ dilapangan 11. Berpaling ke sebelah kanan atau kearah makmun setelah shalat jama’ah selesai agar imam tahu kondisi jama’ah yang biasa aktif shalat berjama’ah 12. Gunakan pakaian yang sopan sesuai sunnah; bersih dan suci 13. Tidak buru2 isyaratkan iqomah (jika makmun belum siap) 14. Tahu hukum shalat berjamaah; kalau batal mundur F. Bagaimana menjadi makmum Masjid yang makmur memiliki syarat jadi makmum masjid yang jelas sehingga jama’ah makin siap, sadar dan pintar 1. Sanggup menunaikan shalat 2. Mengikuti komando imam shalat 3. Mengetahui gerak imam dan ikuti gerakan imam shalat 4. Posisi dibelakang imam (atau disampingnya agak mundur satu telapak kaki jika berdua). 5. Luruskan shaf, tempel kaki dan pundak sesuai keadaan 6. Berusaha mendapat shaf awal 7. Tidak dahului gerakan imam 8. Langsung ikuti imam jika menjadi makmum masbuq dengan takbiratul ihram dahulu 9. Ingatkan imam jika lupa bacaan/ gerakan dengan ucapan subhanallah bagi laki laki dan tepukan tangan bagi jama’ah wanita 10. Jika sudah iqomah tidak shalat sunnah sendiri 11. Tidak shalat sendiri di belakang shaf 12. Hindarkan diri dari gangguan selama shalat berjamaah 13. Siap ganti imam jika imam batal dan hindari faham selagi langit berwarna biru saya akan setia kepada imam walau batal serta tidak mau menggantinya G. Bagaimana menjadi da’i/ khotib Masjid yang makmur memiliki syarat menjadi da’i/ khotib yang jelas sehingga jama’ah bisa selalu siap jadi kader da’i 1. Sanggup menunaikan khotbah sekaligus menjadi imam shalat 2. Mengetahui aqidah yang lurus 3. Fasih membaca Al Qur’an 4. Luas wawasan ilmunya serta singkat khutbahnya dan panjang shalat jama’ahnya 5. Memiliki faham Islam rahmatan lil ‘alamin (sumbernya Al Qur’an dan Al Hadis) dan bijaksana dalam menjalankan proses dakwahnya H. Bagaimana menjadi mu’adzin Masjid yang makmur memiliki syarat menjadi mu’adzin yang jelas sehingga semua jama’ah bisa memahaminya 1. Sanggup menunaikan adzan 2. Baik suaranya dan bacaannya jelas 3. Laki-laki (jika jamaah perempuan semua cukup iqomah saja). Bahan bacaan 1. Badan Wakaf UII Jogjakarta, Manajemen Masjid, 1993 2. Badan Kesejahteraan Masjid DIY, Pola Pembinaan Kegiatan Kemasji- dan menuju Masjid Paripurna, 1995 3. Jumarodin, Drs dan Nurhidayat, Drs. M.Ag, Makalah Diklat Memakmurkan Masjid di lokasi kegiatan LPM UIN Sunan Kalijaga 4. Ta’mir Masjid Muthohirin Nitikan Yogyakarta, Pedoman Kegiatan Ta’mir Masjid Muthohirin, 2002 5. Dari berbagai sumber bacaan di perpustakaan pribadi penulis Sekilas Tentang PERWIRA PERWIRA (Pengajian Rutin Wirausaha) adalah sebuah perkumpulan untuk membangun semangat hidup sehat dan mandiri jama’ahnya. PERWIRA hadir diharapkan bisa menjadi sarana saling memotivasi menuju hidup sehat mandiri. Informasi kegiatan PERWIRA JOGJA; PERWIRA BANTUL; PERWIRA SLEMAN; PERWIRA WATES; PERWIRA WONOSARI ke: (0274) 7409515 atau 085743141067 Buku yang telah dan sedang proses diterbitkan: 1. Panduan memakmurkan masjid 2. Memahami buah iman dan taqwa 3. Shalat Khusyu 4. Mengoptimalkan potensi zakat 5. Panduan hidup sehat 6. Perhatikan makananmu 7. Panduan menjadi imam dan khotib 8. Menjadi lansia sehat 9. Mengatasi stroke dengan stroke (Seimbangkan gizi=Tekanan darah dikontrol =Rokok dan alkohol dihindari =Olah raga teratur dan terukur =Kurangi asin, lemak, dan kolesterol =Emosi dikendalikan)

Tuesday, January 20, 2015

LDPQ 2015 - 2017

SURAT KEPUTUSAN LEMBAGA DAKWAH & PENDIDIKAN AL QUR’AN (LDPQ) No : 01.A/ SK-LDPQ DIY/ I/ 2015 PENETAPAN & PENGESAHAN SUSUNAN PENGURUS LEMBAGA DAKWAH & PENDIDIKAN AL QUR’AN MASA JABATAN 2015-2017 LEMBAGA DAKWAH & PENDIDIKAN AL QUR’AN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY): Menimbang: 1. Bahwa telah berakhirnnya masa jabatan kepengurusan LEMBAGA DAKWAH & PENDIDIKAN AL QUR’AN masa jabatan Januari 2013 – Desember 2014 2. Bahwa untuk kesinambungan proses organisasi perlu disusun kepengurusan LEMBAGA DAKWAH PENDIDIKAN AL QUR’AN masa jabatan Januari 2015 – Desember 2017 3. Bahwa nama calon yang diusulkan menjadi pengurus LEMBAGA DAKWAH PENDIDIKAN AL QUR’AN Telah memenuhi syarat untuk diangkat dan ditetapkan Mengingat: 1. Anggaran Dasar LEMBAGA DAKWAH & PENDIDIKAN AL QUR’AN Pasal 7 2. Anggaran Dasar LEMBAGA DAKWAH & PENDIDIKAN AL QUR’AN Pasal 8 Memperhatikan: 1. Hasil Musyawarah LEMBAGA DAKWAH & PENDIDIKAN AL QUR’AN pada tanggal 31 Desember 2014 2. Hasil Rapat LEMBAGA DAKWAH & PENDIDIKAN AL QUR’AN tanggal 9 & 19 Januari 2015 MEMUTUSKAN Menetapkan : 1. Mengesahkan Susunan Pengurus LEMBAGA DAKWAH & PENDIDIKAN AL QUR’AN masa jabatan 2015-2017, sebagaimana tercantum dalam lampiran surat keputusan ini. 2. Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai habis masa jabatannya, diadakan perubahan atau dicabut kembali. 3. Menyampaikan Surat Keputusan ini kepada yang bersangkutan, untuk dimaklumi dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. 4. Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam Surat Keputusan ini akan dibatalkan sebagaimana mestinya. Ditetapkan : di Yogyakarta Tanggal : 12 Januari 2015 M / 21 Rabi’ulAwwal 1436 H Ketua Umum Sekretaris Umum Drs. H. JUMARUDIN H. Muh Ikhwan Ahada, M.Ag Lampiran: SK Susunan Pengurus LDPQ DIY Periode 2015-2017 Ketua : Drs. H .Jumarudin Wakil Ketua-1 : DR. H. Abdul KholikHidayat, M.Si Wakil Ketua-2 : H. Muhammad Ridlo Hisyam Sekretaris : H. Muh Ikhwan ahada, M.Ag Wakil Sekretaris : M. Bashori Bendahara : H. Tardi, S.H.I WakilBendahara : Drs.H. EdySupriyanto, M.Si Anggota Pengurus LDPQ DIY 2015 - 2017: Arifin Hafidz, S.Pd (Koordinator); Drs. Mujiyono, M.Pd; Drs. Akhid Kurnianto; Andri Sunni; Drs. Aam Sugasto, MA; Ahmadi, S.Ag Bidang Penerbitan & Kajian: Drs.H.M. Mangun Budiyanto, M.SI (Koordinator); Drs. Suwandi, M.Pd; Muhammad Hanafi, M.Ag; DR. Nur Islami, MH; M Dai Iskandar S.Ag; Slamet MA Bidang Diklat: Drs. H. NurIdy (Koordinator); Muhammad HumamMasyhudi, S.Ag; H. Muhammad Najib; Drs. Sukirman, MA; Dra.Hj. Nurjannah Bidang Litbang: Drs.H. Yusa’ Fathudin(Koordinator); H. Wuntat Wawan Sembodo, S.Ag; RUA ZaenalFanani, Sm.Hk;Drs. H.M.Hatta; Amir Syarifudin, SH Bidang Dakwah Pemberdayaan Umat: H. JokoPrayitno (Koordinator); H. Widodo, SH; Sutarjo, MA; H. Sagiran; HM Yunus, SHI Bidang Dakwah Kultural & Seni Kreatif H Adi Kitana M.Pd.I (kord); H Amin Pensil Terbang Bidang Pengembangan Tartil Al Qur’an: H.M. NurYazid(Koordinator); Drs.H.Suhudi Azis, MA ; Muhammad Barqoni; H. Amal Syaifuddin;H. Evan Riyanto Arifin, S.Pd, S.Ag BidangHumas & Kemitraan : Arif Noor Hartanto, SIP(Koordinator) 1M.Muhsonef (Kota Yogyakarta); Kusmanto,S.Ag; H. Awang Nuryanto; Iriawan Argo Widodo S.IP 2Ahmadi, S.Ag (KabupatenBantul); Subagyo, SH 3Drs. H. Abdul Madjid (KabupatenKulonProgo); Drs.H. Hammam Mutaqin 4Drs. H. AamSugasto (KabupatenGunungKidul); Drs. Sutata 5Drs. H.Sukirman MA (KabupatenSleman); Sartono Ketua Umum Sekretaris Umum Drs. H. JUMARUDIN H. Muh Ikhwan Ahada, M.Ag JOB DESCRIPTION Sebelum menjabarkan diskripsi tugas pengurus LDPQ DIY 2015 – 2017, ada baiknya kita ingat visi misinya terlebih dahulu agar setiap kegiatan yang kita lakukan selalu sesuai dengan semangat kita semua yang tertuang dalam visi misi LDPQ DIY. Visi (tujuan) dan Misi (kegiatan yang dilakukan untuk meraih tujuan bersama) Visi LDPQ DIY Ngumpulke balung pisah (silaturahim). Artinya menjalin hubungan silaturahmi antar aktivis gerakan dakwah dan pendidikan Al Quran (LDPQ) di DIY khususnya dan keberadaan LDPQ diharapkan juga sebagai “think thank” dan partner bagi BADKO TKA TPA DIY dalam menggerakkan dan mengembangkan dakwah dan pendidikan Al Quran di DIY Misi LDPQ DIY 1. Membina dan Mengembangkan SDM TKA TPA 2. Mengembangkan kurikulum TKA TPA 3. Mengembangkan ekonomi dan kesejahteraan aktivis TKA TPA 4. Membina dan mengembangkan kelembagaan TKA TPA 5. Membina dan mengembangkan jaringan TKA TPA Visi Misi LDPQ DIY 2015 – 2017 1. Bersama badko bina wali santri se DIY dimulai dari unit TKA TPA yang maju/ unggul sebagai model di tiap kabupaten/ kota seDIY 2. Bersama badko mengembangkan kurikulum TKA TPA 3. Bersama badko membina ekonomi aktivis dengan membuat model dulu di tiap kabupaten/ kota se DIY 4. Bersama badko mengembangkan kelembagaan TKA TPA 5. Bersama badko mengembangkan jaringan TKA TPA Program LDPQ 2015 – 2017 1. Membuat surat kerjasama dengan Badko TKA TPA DIY yang saling menguntungkan 2. Mengelola kantor LDPQ yang terpusat dan terpadu dengan LDPQ Daerah se DIY (secretariat) 3. Mengelola bank data LDPQ DIY (Pj Bashori dkk) 4. Buat papan nama LDPQ (Pj Tardi); Buat cap warna LDPQ (Pj Tardi); buat kop surat dan amplop LDPQ (Pj Tardi/ Bashori); beli kamera dan HD eksternal (Pj Tardi) Job description Ketua Bertanggung jawab jalannya semua kegiatan LDPQ DIY dan melaporkan hasilnya pada musyawarah LDPQ Wakil Ketua Membantu ketua agar semua kegiatan LDPQ DIY berjalan lancer dan melaporkan hasilnya ke ketua Sekretaris Mengelola kegiatan admin LDPQ (Idaroh; Imaroh; Riayah) dan melaporkan hasilnya ke ketua Wakil sekretaris Membantu kegiatan sekretaris agar semua kegiatan berjalan lancar dan melaporkan hasilnya ke ketua Bendahara Mengelola kegiatan menggali sumber dana dan mengelolanya serta mendistribusikannya sesuai dengan rencana anggaran kegiatan (RAK) LDPQ DIY dan melaporkan hasilnya ke ketua Wakil Bendahara Membantu kegiatan bendahara agar semua kegiatan berjalan lancar dan melaporkan hasilnya ke ketua Anggota Pengurus LDPQ Berhak ikuti rapat pengurus LDPQ dan berhak memberi saran kritik baik diminta maupun tidak Kordinator Bidang Membuat program kegiatan LDPQ bersama anggotanya dan melaporkan hasilnya ke ketua untuk dijadikan bahan acuan membuat RAK (Rencana anggaran kegiatan) pertahun. Buat raker tiap awal tahun.

Saturday, January 17, 2015

GRUP MAKMURKAN MASJID TEMA 2 2015

GRUP MAKMURKAN MASJID TEMA 2 TEMA 1 TERKAIT INFO JUMLAH 100 WARGA GRUP MAKMURKAN MASJID DENGAN ADMIN JUMARUDIN SBK YK MAKA PADA GRUP MAKMURKAN MASJID TEMA 2 TERKAIT AKSI NYATA GRUP WA BERBASIS MASJID RENCANA TEMU KARYA TAKMIR/ JAMAAH MASJID SE DIY AHAD 1 FEBRUARI 2015; JAM 12 - 17 WIB TEMPAT: MASJID ANNAHL PILAHAN KOTAGEDE YK JL GEDONG KUNING SELATAN 140 YK TUJUAN MEMBELA MASJID DENGAN MEMAKMURKAN MASJID BERSAMA UNTUK ERATKAN PERSAUDARAAN DIANTARA KITA DAN ANTARA TAKMIR MASJID DENGAN PENGURUS DMI DIY PEMBICARA 1 DR H HAMIM ILYAS MA model memakmurkan masjid dari masa ke masa sejak jaman Rasululloh PEMBICAARA 2 PROF DR H MUHAMMAD MAG model manajemen kemakmuran masjid PEMBICARA 3 HM RIDWAN MAG model pengelolaan ekonomi berjamaah MODERATOR 1 JUMARUDIN SBK ALHAJJ MODERATOR 2 KANG PUJI ALHAJJ MODERATOR 3 M IKHWAN AHADA ALHAJJ KETUA SIDANG KOMISI DANA SAIFU RIJAL MM KETUA SIDANG KOMISI PROGRAM M IKHWAN AHADA MAG KETUA SIDANG KOMISI SDM DAKWAH RADINO MAG KETUA SIDANG KOMISI KERJASAMA MANGUN BUDIYANTO MSI YANG SIAP HADIR 1PROF MUHAMMAD YK 2DR SUMEDI YK 3DR HAMIM ILYAS BTL 4MUH IKHWAN AHADA MAG BTL 5RADINO MAG BTL 6M RIDWAN MAG YK 7DRS JUMARUDIN SBK YK 8TARDI SHI BTL 9SAIFU RIJAL MM SLM 10IR ADI WIRA SLM 11EKA PRANYANA SE GK 12NAWAWI SE BTL 13MUFTI AZIS AHMAD ST SLM 14MUHAMMAD MAHFUDZ SE YK 15IRAWAN KUSUMO WINARTO ST SLM 16CAHYONO SKOM YK 17EVAN RIYANTO ARIFIN SPD YK 18BUDI MBAH SUTO SLM 19RISMA ALFURQON YK 20DRS ABDUL MUTHOLIB YK 21HARWANTO SE BTL 22CANDRA SSI BTL 23MANGUN BUDIYANTO MSI YK 24TAUFIQ RIDWA SE BTL 25AHSAN JIHADAN SPsi GK 26KANG PUJI BTL 27BEJO SPD BTL 28RONY SURYO BTL 29SURYANTO YK 30ABDUL HALIM SAG YK 31AGUS HARTADI MSi 32MAHMUD YUNUS SE BTL 33WAWAN EMAS YK 34HERU UTOMO SUKOHARJO 35M NOOR DIY 36JAJA JAMIAT KKULIQ YK 37AHMAD FAUZI WONOGIRI 38ILYAS HASAN SOLO 39UST WARDIYONO SEWON BTL 40BASUKI YUBADIO PILAHAN YK 41JUNIANTO CILACAP 42DWI WIDODO TAWANGSARI 43RISMA M HUSIN ALITTIHAD 44VERY SAPUTRO KADIPOLO 45SAIFUL AHKAM M SUNAN AMPEL 46TAUFIQURRAHMAN M DADAPAN 47PARYANTO PILAHAN 48M FAKIH GAMPING 49ARRAHMAN DPN JEC 50ARRAHMAN DPN JEC 51PAK HAMIM SOROWAJAN 1 52PAK HAMIM SOROWAJAN 2 53CAHYONO TMN YK 54RUDY SURYANTO UMY 55AGUS ALKIROM 56SURYANTO TMN 57NURUL IMAN PILAHAN 2 58NURUL HUDA PILAHAN 2 59ALKIROM PILAHAN 2 60ANNUR PILAHAN 2 61ALHIKMAH PILAHAN 2 62H ARI WIBOWO LWT HARWANTO 63 SETELAH TEMU KARYA TAKMIR MASJID SE DIY AKSI NYATANYA DIRENCANAKAN 1RUDY SURYANTO: DIKLAT SOFT WARE KELOLA DANA MASJID MASJID SBG PUSAT PERADABAN PUSAT SOLUSI MASALAH JAMAAH 2SAIFU: KELOLA DANA BERGULIR USAHA 3MANGUN BUDI: DIKLAT IMAM KHOTIB BERBASIS WIRAUSAHA 4KAK ADI KITANA:DAKWAH KULTURAL & SENI KREATIF INVENTARISIR KERAGAMAN BUDAYA ISLAM & FESTIVAL SENI BUDAYA MASJID SE DIY PELATIHAN RAGAM LAGU ADZAN & LOMBA ADZAN STYLE NUSANTARA NASIONAL 5JUMARUDIN: DIALOG DARI MASJID KE MASJID DI GLOBAL 106.9 FM BUAT SABUN MANDI CAIR/ SABUN CUCI PIRING CAIR/ CUCI BAJU CAIR 6HAMIM ILYAS: DIRIKAN KOPERASI SERBA USAHA (RITEL; CUCI MOBIL & MOTOR) 7NAWAWI: BISNIS SEMBAKO SIAP ANTAR 8ALMAUN: DIKLAT WIRAUSAHA RUTIN TIAP SABTU 9HDIRIYANTO: BUAT PASAR TIBAN PLUS NGAJI BERKALA DI MASJID MODEL 10IRAWAN: DIKLAT USAHA KULINER 11 ................

GRUP MAKMURKAN MASJID TEMA 1 2015

GRUP MAKMURKAN MASJID WA 2015 1ABDUL HALIM ATTAQWA KOTABARU YK 2ADI WIRA ABY UMY 3AGUNG BENO PMJ NITIKAN YK 4AGUNG PGMI UIN BTL 5AHSAN JIHADAN PEMDA GK 6SALIM ALMARUF BAUSASRAN YK 7SURYANTO JL GAYAM YK 8RONY SURYO BTL 9SULIKI BAITUL IMAN SIDIKAN YK 10AHMAD AMIN FE UGM SLM 11ANDI PGMI UIN BTL 12ARIA ABI DIY SLM 13ASWANTRI PCM IMOGIRI BTL 14AZIS MUFTI AHMAD TI UII SLM 15BARDIMAN M3 YK 16BASUKI PILAHAN YK 17BEJO KROBOKAN USAHA BTL 18NAWAWI BMT BIF BTL 19RIDWAN BMT BIF YK 20SAIFU RIJAL BMT BIF YK 21SUPRI BMT BIF YK 22TARDI BMT BIF YK 23AMIN SMA PP BU SLM 24FAIZ SMA PP BU SLM 25CAHYONO USAHA YK 26CANDRA USAHA BTL 27AGUS DEPAG DIY 28DIAN DEPAG KOTA YK 29TULUS DUMADI DEPAG DIY SLM 30DIDIK PURWODARSONO UST SLM 31DRUNGGUL UII SLM 32EKA PATHUK GK 33EKO PURWAKARTA PONDOK TAHFIDZ PANDEYAN YK 34SUGITO UMY SLM 35DURROHIM PP GK 36AGUS HARTADI PEMDA GK 37H BERNA YK 38H MAMIM ILYAS UIN YK BTL 39H HAMIM ZARKASIH PUTRO UIN YK 40H HARJONO UPN SLM 41H IRAWAN KULINER SLM 42H JOKO LELONO 43H KHOIRUDIN BASHORI UAD YK BTL 44H MAHFUDZ REAL IRAWAN SLM 45H MUDO UNS 46PROF DR H MUHAMMAD MAG YK 47H PRAMONO GOLO YK 48H SUGIYONO YK 49SIDIK ANNAHL YK 50DR H SUMEDI MAG UIN YK 51H TAUFIQ RIDWAN DINI GRUP BTL 52H WALUYO REAL ZUHDAN 53H YOYOK YK 54HARWANTO SGM BTL 55HENDY UMY SLM 56HERI KOLAM RENANG BTL 57HERI ALMARUF DOSEN YK 58HISBULLOH ALMARUF GK 59HPAI YK BTL 60HM IKHWAN AHADA MAG M3 YK BTL 61IMAM YANTI SMA YK 62HDI IRIYANTO SLM 63ISMAIL KG USAHA YK 64KANG PUJI PMJ KERSAN BTL 65DR KARDIMIN UIN YK BTL 66KBIH BU YK 67MASJID KODIM TRI YK 68LDPQ DRS H ABDUL MAJID DEPAG KP 69LDPQ ADI KITANA STPI SPA SLM 70LDPQ DRS H MANGUN BUDIYANTO MSI UIN YK 71LDPQ M DAI ISKANDAR SAG DEPAG YK 72LDPQ EVAN RIYANTO ARIFIN SPG KEPSEK YK 73LDPQ MUKHLISHUL FATIH YK 74LDPQ DRS H NURIDY PIYUNGAN BTL 75LUTFIE KR YK 76MAMAN ABDUL MALIK UIN YK 77DR H MASHURI SUHAD UTY YK 78MUADZ DMI DIY 79H AGUS MWS YK 80H NURABADI DEPAG GK 81M NOOR YUNUS BTL 82PRIYO ACT TIMOHO YK 83RADINO MAG UIN YK 84H RAMA UII SLM 85ROSI FLORA YK 86RUDY SURYANTO UMY BTL 87H FAUZAN PONDOK TAHFIDZ PANDEYAN YK 88H SHOLIHUDIN STHI ATTAQWA KOTABARU YK 89SIDIK ALJAWI HAMFARA YK 90SIGIT ARIN RONDIG YK 91DRS H SIGIT WARSITO DEPAG YK 92H SUPRIHATIN UAD YK 93DRS ABDUL MUTHOLIB PEMDA DIY 94WIWORO PPG MTK YK 95PROF DR YUNAHAR ILYAS UMY BTL 96YUNUS AHADA BTL 97SYUHADA MAMAN 98SYUHADA AZIS 99SAWO AKROM JADWAL KULTUM USTADZ JAGA GRUP MAKMURKAN MASJID MULAI 1 JANUARI 2015 TIAP SENIN PAK SUMEDI UIN;PAK MUHAMMAD DMI DIY; PAK TARDI BMT BIF; PAK AGUS DEPAG DIY; PAK LUTFI KR TIAP SELASA PAK HAMIM ILYAS UIN; PAK MASHURI SUHAD UTY; PAK AHSAN PEMKAB GK; PAK TULUS DEPAG DIY; PAL ARIA PENGDA ABI DIY TIAP RABU PAK IKHWAN MUALLIMIN; PAK IRIYANTI AMIKOM; PAK DIDIK USTADZ; PAK RADINO UIN; PAK AMJID DEPAG KP TIAP KAMIS PAK EKA PATHUK; PAK RIDWAN BMT BIF; PAK HAMIM ZP UIN; PAK ADI WIRA ABY UMY; PAK SIGIT DEPAG YK TIAP JUMAT KANG PUJI PMJ KERSAN BTL; PAK AMIN UGM; PAK SUPRIHATIN UAD; PAK WIWORO PPGMAT; PROF YUNAHAR ILYAS UMY TIAP SABTU PAK AZIS TI UII; PAK JON HARJONO UPN; PAK TAUFIK DINI GRUP; PAK THALIB PEMDA DIY; PAK MUADZ DMI DIY TIAP AHAD PAK SAIFU PP ALMAUN YK; PAK AGUS HARTADI PEMDA GK; PAK YUNUS AHADA BTL; PAK ANGUN BUDI UIN YK; PAK EVAN LDPQ DIY CATATAN ADA 100 WARGA DALAM GRUP MAKMURKAN MASJID INI TIAP HARI ADA 5 USTADZ JAGA YANG POSTING KULTUM ATAU INFO DAN 99 WARGA LAINNYA BERI KOMEN/ BERI INFO TERKAIT TEMA SEMOGA KITA BISA BERBAGI DAN BERI MANFAAT KEPADA SESAMA SEMOGA KELUARGA KITA MAKIN SAKINAH MAWADAH WARAHMAH DENGAN DASAR AQIDAH YANG KUAT JIKA DI MASJID ITU ADA 5 JAMAAH KATAKAN SALAH SATUNYA SAYA BERANI ISTIQOMAH MAKMURKAN MASJID... ???